Cerita Bersambung

Negarabatin (41)

#11 TERSESAT DI PEMATANG Tidak hanya di Seranggas, Selipas, Pantau, Heru, Tebakandis, Sebidak, Kidupan, Uncuk atau repong-repong yang dekat orang Negarabatin ngebun kahwa. Seperti yang…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (40)

Bukan sekali dua Uyung cemburu melihat adik atau sepupunya yang lain dekat-dekat dengan Kajjong Usanah. Apa Kajjong ini tidak sayang lagi kepadanya. Sering ribut, tidak…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (39)

Begitulah, sesampainya di rumah di Pakiskawat disambut Inabatin, istri Pakbatin Yusri. “Baru sampai, Mak?” sapa Inabatin sambil mengambil bawaan Kajjong Usanah. “Iya,” jawab Kajjong Usanah.…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (38)

Dari Negarabatin sampai Sumberjaya rasanya masih dingin. Seperti Uyung dan Kajjong Usanah, rata-rata penumpang satu bus mengenakan jaket. Masuk Bukit Kemuning suhu mulai terasa panas.…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (37)

Jika minan atau mamak-nya Uyung diketahui Kajjong Usanah tidak salat, sudah tentu mendapatkan omelan. Kajjong ini sangat streng dalam soal-soal agama. Jangan main-main. Bisalah Kajjong…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (36)

Menangis terisak-isaklah Uyung. Dibiarkan Kajjong Usanah saja. Tak lama, sesegukan Uyung berhenti sendiri. Sudah pula. “Sudah menangisnya?” Kajjongnya bertanya lagi. “Sudah….,” jawab Uyung. Uyung, Uyung……

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (35)

#10CUCU TERSAYANG KAJJONG Uyung merawan[1]. Banyak sayang dengannya. Selain Tamong Hakim-Kajjong Menah dari bak-nya, ada Tamong-Kajjong dari mak-nya. Kajjong terutama yang sangat sayang dengan umpu…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (34)

Tamong Hakim, Jahri, dan Zanaha sering pula meminta Uyung ke ladang dan membantu membawa beban. Walau kadang enggan, dikerjakan Uyung membantu. Dengan Tamong Hakim memang…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (33)

Mungkin sekitar lima kilometer dari repong kopi dari Selipas ke pekon. Lumayan jauh. Berjalan kaki. Tak ada mobil, tak ada motor. Walaupun ada ya tidak…

Udo Z Karzi ·

Negarabatin (32)

Dari kopi inilah, kami anak-anak di Negarabatin bisa bersekolah sampai perguruan tinggi. JIka memang ingin. Tapi kalau tidak mau, lebih baik pula ngajong mengura[1]. Hahai……

Udo Z Karzi ·