Tamong Hakim, Jahri, dan Zanaha sering pula meminta Uyung ke ladang dan membantu membawa beban. Walau kadang enggan, dikerjakan Uyung membantu. Dengan...
Mungkin sekitar lima kilometer dari repong kopi dari Selipas ke pekon. Lumayan jauh. Berjalan kaki. Tak ada mobil, tak ada motor. Walaupun...
Dari kopi inilah, kami anak-anak di Negarabatin bisa bersekolah sampai perguruan tinggi. JIka memang ingin. Tapi kalau tidak mau, lebih baik pula...
Di Negarabatin sepertinya ada perhitungan kapan mulai musim tanam sehingga nanti saat panen bersamaan pula. Kesepakatan tidak tertulis ini tidak ada yang...
Biasanya, ngusi ini saat kemarau. Jika hendak nyuwah[1] tidak lagi susah karena rumput dan pohon-pohon cepat kering terkena matahari. Dua tiga hari...
Kuteliti pohon aren. Oh, ini buah anau. Yang tisebak gagang buahnya yang belum tua. Jika sudah tua sudah menjadi kolang-kaling, tangkainya sudah...
#9 SAPSADA[1] BERBUNYI SORE Kehidupan kami seperti kebanyakan orang Negarabatin, yaitu hidup dari bercocok tanam. Pekerjaan tamong-kajjong, bak-mak yaitu bedarak, ngebun kahwa,...
Kami yang baru saja datang kaget. Berlari kencang kami semua. Ada pula yang sampai jatuh-jatuh dan masuk sawah karena kesandung. Basah semua...
PADA tahun 2018, hanya ada dua judul buku sastra Lampung yang terbit, yaitu Sanjor Induh Kepira, kumpulan sajak karya Elly Dharmawanti dan...
“Maman, Pak!” “Kifli….” “Nur….” “Sekarang, kembalikan buku dengan temanmu,” ucap Pak Johan. Ai kidah, aku tetap ada yang selip, salah satu. “Siap,...