Menulis Puisi Kala Bernyanyi
Cerpen Muhammad Ilham Alhaq LANGKAH kakiku lunglai, menapaki jalan sempit di pemukiman kumuh ini. Jalanan dipenuhi debu tebal dengan tanah kemerahan mulai membentuk pola retakan…
Cerpen Muhammad Ilham Alhaq LANGKAH kakiku lunglai, menapaki jalan sempit di pemukiman kumuh ini. Jalanan dipenuhi debu tebal dengan tanah kemerahan mulai membentuk pola retakan…
Cerpen Muhammad Lutfi KACAMATA warna pelangi yang biasa dia pakai itu menghiasi wajahnya.Dia masih menunggu matahari terbenam di pantai Sanur.Di sampingnya, tergeletak sebuah papan selancar…
Cerpen Wahyu Arshaka SUDAH hampir sebulan ini, Dayat kalau makan hanya dengan sayuran, tak ada ikan apalagi daging. Bukan karena ia kena diabetes atau darah…
Cerpen Mufti Wibowo AKU tak tahu sejak kapan kepala ibu ditumbuhi tangkai-tangkai yang menjulurkan bebunga sepanjang tahun. Semua orang tahu, hanya beberapa waktu saja tulip…
Cerpen Febrie Hastiyanto PERTEMANAN saya dengan Samsul terjadi karena kebetulan. Dan biasa saja sebenarnya. Pada saat seminar di kampus. Tentang kontradiksi-kontradiksi dalam masyarakat yang membuat…
Cerpen Risky Arbangi Nopi ATAP fiber itu merembes. Satu demi satu jatuh menetes. Air hujan yang sedari malam mengguyur dan berisik mengganggu mimpi Ardi. Wajahnya…
Cerpen Mahan Jamil Hudani SUARA gemericik air yang mengalir dan menghantam bebatuan itu kini terasa mencekam, menenggelamkanku dalam kesepian, kehilangan, dan kenangan. Lenguhan suara sapi…
Cerpen Gunung Mahendra “AKU tidak pernah melihatmu memasukinya.” Sepenggal kalimat itu tak ubahnya semilir angin. Sekadar menyapu anak rambut Lasat, jenggot sewenang-wenangnya. Tak menyerah, lelaki…
Cerpen De Eka Putrakha “Lingkaran kecil, lingkaran kecil, lingkaran besar. Diberi pisang, diberi pisang, tak mau makan …” ROSMA tidak akan membiarkan anak gadisnya bermain…
Cerpen Afthon I.H. SEPI segera dijatuhi hukuman mati. Terburu saya melompat naik kendaraan, melesat dengan cepat, lalu lekang sambil menyimpan perasaan senang. Saya keluarkan gawai…