Sajak-sajak Safrina Muzdhalifah
DHAMAR KAMBHENG Kelak,Bila aku tutup usiaDi atas reriak dalam cangkir kacaBiarkan ia tetap menyalaMenjadi sumber cahayaBagi pusara yang gelap gulita Bila waktu telah tibaBiarkan api…
DHAMAR KAMBHENG Kelak,Bila aku tutup usiaDi atas reriak dalam cangkir kacaBiarkan ia tetap menyalaMenjadi sumber cahayaBagi pusara yang gelap gulita Bila waktu telah tibaBiarkan api…
MEMO KECEMASAN UNTUK RONGGOWARSITO Berkas-berkas kertas kini hanya bertuliskan cemasAnak-anak sudah tak lagi bebas pergi ke sekolahTak ada lagi belajar, semua tenggelam permainan layarCurahan hati…
NARASI POKOK LADA Di dalam huma, pokok lada tumbuhdalam kasih semesta dan cinta yangdipinakkan sepasang manusia.Ia terus tumbuh. Jemarinya merengkuhSang Tuan dengan kukuh. Sebagian menjalarbagai…
HIDANGAN rambutku sumbu yang selalu berminyaksiap menghangatkanmu kapan saja walau aku tahu teksmu kehilangan suaragaduh dan riuh belum semua rampungtokoh-tokoh kehilangan selarik pantuntambur lupa hitungan…
PADA KELOK SUNGAI, SUATU KALI Mencintai sungai-sungai kelok derau tak singgahi sunyi muara Seperti mengalir saja takdir seakan debur deru, tersesat pesat terhanyut melintasi dusun,…
PUNGGUK MERINDUKAN BULAN Kawan, biarkan aku bertutur padamu tentang pungguk merindukan bulandi negeri antah berantah tinggal seekor pungguk yang keluar bila hari telah malamsepasang mata…
CINTAKU PULANG KE PULAU Alamat pulang tak akan pernah hilangIa dititahkan laut pada sampanSebelum menjadi bercak-bercak jarakDan bibirmu yang selalu gagal dalam sajak Tetapi perpisahan…
BULAN-BULAN PERTANYAAN Bulan-bulan pertanyaan lahirDari ceruk kotamu yang rahasiaIsi dadaku yang tumpah ruah ke jalanmuTumbuh sebagai pertanyaan getir;“kapankah kota keyakinan tibaDan dapat kutempati, kekasihku?” Waktu…
AKU BERJANJI TAK AKAN SINGGAH DI KOTAMU LAGI Menekuri jalan menuju kotamurambu itu. Dan marka yang setiaKilometer-kilometer yang laluMenjelma titik-titikrindu. Kotamu kini bergegasTak diberinya kesempatan…
SENJA SISA PENYAIR kita memungut senja sisa penyairyang bertahun-tahun dipotongnyadimasukkan amplop, untuk kekasihnya namun kau menolak membawanyapulang. lantaran takut, tak ada sisa senjayang tergantung di…