Gema Ramadan

Merencanakan Ramadan

Oleh Gufron Aziz Fuadi

BULAN Ramadan merupakan bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah. Bulan Ramadan adalah bulan yang paling dirindukan oleh umat muslim dan banyak yang menyebutnya sebagai bulan seribu bulan.

Bulan Ramadan memang memilki banyak keutamaan di antaranya:

1. Bulan diturunkannya al Quran dan kitab kitab suci sebelumnya, Taurat, Zabur dan Injil,

2. Ramadan bulan yang di dalamnya penuh keberkahan,

3. Ramadan bulan penuh ampunan,

4. Ramadan bulan dimana iblis dan syetan di belenggu,

5. Ramadan bulan di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup,

6. Ramadan bulan dilipat gandakan amal kebaikan, 

7. Ramadan adalah bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih dari 1000 bulan (+- 83 tahun),

dan masih banyak lagi lainnya.

Oleh karena itu,  Rasulullah menyuruh kita untuk menyambutnya dengan gembira dan penuh antusias.

Bergembira menyambut Ramadan ibaratnya seperti akan menyambut tamu agung yang kita nanti-nantikan, maka kita tentu persiapkan segalanya termasuk hati yang senang dan gembira.

Allah berfirman,

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ

“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus [10]: 58).

Kegembiraan tersebut adalah karena banyaknya kemuliaan, berkah, dan keutamaan pada bulan Ramadhan. Beribadah semakin nikmat dan lezatnya bermunajat kepada Allah.

Rasulullah Saw bersabda: “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.”

Ulama menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan kita harus bergembira dengan datangnya Ramadhan.

Syaikh Shalih Al-Fauzan menjelaskan, “Hadits ini adalah kabar gembira bagi hamba Allah yanh shalih dengan datangnya Ramadhan. Karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberi kabar kepada para sahabatnya radhiallahu ‘anhum mengenai datangnya Ramadhan. Ini bukan sekedar kabar semata, tetapi maknanya adalah bergembira dengan datangnya momen yang agung.“

Mengingat begitu banyaknya keistimewaan dan kemuliaan bulan Ramadan, rasanya gembira saja tidak cukup tetapi kota juga harus aktif mengamalkan beberapa amalan yang dapat mendoros suksesnya kita mengambil manfaat yang tersedia dan sukses mencapai tujuan berpuasa di bulan Ramadhan.

Agar kita bisa meraih sukses maka jangan lupa untuk membuat rencana amaliyah ramadhan. Kita masing-masing harus merencanakan amal apa yang akan dilakukan lengkap dengan targetnya. Dan berusahalah disiplin dengan rencana dan target tersebut.

Tanpa kita memiliki rencana dan target, maka ramadhan kita tahun ini mungkin biasa saja, sama dengan tahun kemarin atau bahkan lebih jelek.

Padahal, nabi pernah bersabda, Barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin, adalah orang yang rugi. Yang hari ini lebih jelek dari hari kemarin, adalah orang yang celaka. Dan yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung.

Buatlah rencana agar kota sukses dalam Ramadhan tahun ini.

Misalnya,

1. Membaca Quran, 2 juz perhari.

2. Shalat dhuha, tiap hari.

3. Shalat terawih, tiap hari.

4. Sedekah, setiap hari.

5. Istighfar 100x saat sahur dan menjelang berbuka, tiap hari.

Dan, masih banyak lagi agenda amal kebajikan yang bisa kita programkan untuk mengoptimalkan amaliyah Ramadhan agar ramadhan kita lebih berisi dan lebih berkah. Tidak hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja.

Karena merencanakan sesuatu dengan baik, sama dengan telah mencapai 50% kesuksesan. Sebab, dengan adanya rencana kita tahu apa yang akan dikerjakan dan berapa ukurannya.

Ahlan wa sahlan ya Ramadan…. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top