Ngupi Pai: Sesobek Kecil Ulun Lampung
Jadul: Ngupi Pai: Sesobek Kecil Ulun Lampung
Penulis: Zulkarnain Zubairi
Penerbit: Pustaka LaBRAK
Cetakan: Juli 2019
ISBN: 978-602-53155-6-5
Tebal: xvi + 265 hlm
Ngupi pai. Ini bukan
gaya hidup yang baru. Sebab, sedari doeloeorang Lampung memang
lekat tradisi dengan kopi, mulai dari menanam, memanen, mengolah, menjual,
termasuk menikmatinya.
…….
Ngupi pai, dengan begitu, urusan seruwet apa bisa terurai menjadi lebih
terang. Ngupi pai, dengan itu, kita menjadi cerdas menyelesaikan
berbagai masalah yang silih berganti datang menerpa. Ngupi pai,
dengan demikian, kita akan lebih serius dan fokus bekerja demi masa depan yang
membentang, menjanjikan kedamaian, keindahan, dan kemegahan. Ngupi pai,
dengannya, kita bisa menikmati hidup dan kehidupan yang terasa penuh dengan
kebaikan dan kebajikan, sehingga kita tak merasa dunia ini hanya berisi
orang-orang jahat, picik, iri-dengki, dan penyimpan dendam tak
berkesudahan.
Tidak! Sebab, dengan ngupi pai, kita bisa membersihkan jiwa, hati,
dan nurani kita yang terkontaminasi berbagai bentuk keburukan. Sebab,
dengan ngupi pai; hasrat, niat, dan itikad bisa kita timbang-timbang
lagi agar apa pun yang keluar dari kita, baik lisan, tulisan maupun tindakan
bisa memberikan kemanfaatan bagi khalayak.
…..
Ngupi Pai: Sesobek Kecil Ulun Lampung ini menghimpun 101 kolom
Zulkarnain Zubairi yang tercecer dalam rentang 2010—2019 melengkapi dua buku
sebelumnya: Mamak Kenut: Orang Lampung Punya Celoteh (2012)
dan Ke Negarabatin Mamak Kenut Kembali (2016).