“MANTUL untuk Wo (Elly Dharmawanti) rik Udo Z Karzi,” kata advokat dan pengacara Edwin Hanibal mengomentari foto Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal yang memegang buku puisi saya, Setiwang, Dang Miwang Niku Ading-nya Elly Dharmawanti, dan Katan rik Kilak-nya Semacca Andanant yang diposting Elly ke Facebook, 8/12/2020, sehari sebelum Pilkada serentak.
Saya balas, “Insya Allah berkah, Bang.”
Ia pun kembali membalas, “Amin.”
***
Saya tahu Abang orang baik. Saat menjadi wartawan Lampung Post dan Abang menjabat Direktur LBH Lampung, Abang adalah narasumber utama yang sering saya tanya-tanya untuk berbagai kasus yang menyangkut kemanusiaan dan keadilan.
Abang rupanya kakak kelas saya di SMAN 2 Bandar Lampung. Sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung, Abang sangat paham dalam menjalankan tugas-tugas sebagai aktivis prodemokrasi atau membela kebenaran.
Cuma, saat menjadi Ketua KPU Lampung (2008-2012), saya lebih suka mengamati sepak terjang Abang yang wow.
Selepas meninggalkan kursi komisioner KPU Lampung, lelaki kelahiran Krui, Pesisir Barat, 19 Maret 1965 ini bergabung dengan Partai NasDem Lampung dan sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bidang Bappilu NasDem Lampung.
Sudah lama saya tak bertemu Abang dan kepengin obrol-obrol lagi. Sampai kemudian saya mendengar kabar Abang yang sedang berjuang menjadi salah satu kuasa hukum pasangan calon nomor 3 Pilkada Lampung Tengah Nessy Kalviya-Imam, dipanggil menghadap Ilahi.
Innalillahi wainna ilahi rajiun. Covid-19 merenggut nyawa Abang saat isolasi di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandar Lampung, Selasa,12/1/2021 pukul 20.15 WIB.
Selamat jalan, Abang. Semoga perjalananmu mendapatkan kelapangan. Amin. []