MENULIS Buku. Tapi kok isinya sudah pernah dipublikasikan di media lain, bahkan di medsos?
“Ya, itu kebiasaan saya. Saya tak terlalu sabar untuk segera membagikan apa-apa yang saya tulis secara terbuka.”
Bukunya gak surprise lagi dong. Kan sudah dibaca orang-orang?
“Biar aja!”
Bukunya gak laku geh!
“Memang sejak kapan buku laku?”
Lo, kan ada yang namanya best seller?
“Ya, itu hanya keberuntungan untuk buku-buku tertentu. Biar aja. Setiap karya kan punya rezekinya masing-masing.”
Katanya, hidup dari menulis.
“Masih. Soalnya cuma itu yang saya bisa.”
Loh, tadi katanya tulisan atau buku itu gak laku…
“Rezeki, Allah Swt yang atur. Yakiin aja!”
Dasar, penulis malas! []