Tetap Hidup Meskipun tidak Diakui
Oleh Oyos Saroso HN SAYA belajar menulis puisi sejak pertengahan 1980-an. Saya makin gila baca karya sastra sejak sekolah kami pindah ke sebuah desa yang…
Oleh Oyos Saroso HN SAYA belajar menulis puisi sejak pertengahan 1980-an. Saya makin gila baca karya sastra sejak sekolah kami pindah ke sebuah desa yang…
Oleh Ali Rukman “Kami tidak punya aplikasi kencan, tapi hafal siapa saja yang datang.” “Kami tak tahu algoritma, tapi tahu betul siapa yang sedang…
Oleh Gara TAHUN 1992, Jakarta, saat saya sedang ambil honor kartun dan tulisan di Koran Jayakarta, ada laki-laki di belakang saya yang menyapa. “Kamu ngambil…
Oleh Doddi Ahmad Fauji BARU pada Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII ini saya mengirimkan puisi untuk ikut dikurasi, dan alhamdulillah lolos. Pada berbagey ajang festival…
Oleh Djadjat Sudradjat SAYA amat bahagia menerima kiriman dua buku dari Udo Z Karzi: Kesibukan Membuat Sejarah (puisi) dan Surat Cinta untuk Pithagiras yang Lupa…
Oleh Rahmatul Ummah PADA mulanya adalah sebuah ketercenungan di hadapan cermin. “Tercenung aku pandang diriku,” bisik seorang penyair muda pada 1987, “berpikir! mencoba untuk mengerti…
Oleh Rahmatul Ummah ADA orang yang pergi dengan tenang, tanpa meninggalkan jejak, ada pula yang pergi dengan membawa riak, gelombang, bahkan badai yang mengguncang kesadaran…
Oleh Christian Heru Cahyo Saputro DI tengah riuh zaman yang kerap melupakan, Kesibukan Membuat Sejarah hadir seperti nyala lampu kecil di lorong gelap yang panjang.…
Oleh M.D. Wicaksono HARI Pramuka ke-64 yang jatuh pada 14 Agustus 2025 mengusung tema “Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa”. Tema ini bukan sekadar penanda seremonial tahunan,…
Oleh Maspril Aries JIKA dalam sepak bola ada yang namanya hattrick, istilah yang digunakan ketika seorang pemain mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Ini dianggap…