Galeri

Secangkir Black Coffee di Red Light District Amsterdan

Judul: Secangkir Black Coffee di Red Light District Amsterdan

Genre: Novel

Penulis: Rumboko Wibowo

Penerbit: Pustaka LaBRAK, Bandar Lampung

Cetakan: I, April 2019

ISBN: 978-623-92413-4-6

Tebal: viii + 145 hlm

Tidak ada pilihan lain bagi Danar, salah satu pukulan andalannya brojomusti pun langsung dimainkan dengan sedikit berkonsentrasi. 

“Ciat!” Sekali pukul walau dengan jarak sekitar 10 langkah dari para pengawal tersebut, tubuh sepuluh orang itu pun jatuh terpental berguling-guling dan mengerang kesakitan. Danar hanya menggunakan sepersepuluh dari kekuatan yang sesungguhnya.

Pada level tertinggi pukulan tersebut sangat mematikan. Bahkan, sekali pukul sebuah pohon besar akan mati mongering, daunnya dalam hitungan detik akan rontok ke tanah. Danar tetap ingat kalau tiga ilmu andalan kakeknya brojomusti, lembu sekilan, dan getar jagad tidak boleh digunakan, kecuali kalau terpaksa.

Dengan cepat Danar menarik tangan Ani kembali dan minta ia cepat masuk terlebih dahulu ke dalam lubang saluran air pembuangan.

…………..

Upaya menolong Aniwati tidaklah mudah. Dia mesti berhadapan dengan gangster dan mucikari internasional. Perkelahian yang dasyat pecah. Danar pun harus bertaruh nyawa untuk itu. 

Menikmati  novel ini, pembaca tidak hanya mendapat pilihan hiburan, tetapi juga bisa mendorong simpul-simpul reflektif pembaca dalam melihat fenomena sosial dan tantanggan generasi muda sekarang yang memiliki harapan tinggi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top